Pengertian Topologi Star – Fungsi, Ciri, Karakteristik, Cara Kerja, Kelebihan, Kekurangan dan Impelementasinya Lengkap

3 min read

Pengertian Topologi Star – Fungsi, Ciri, Karakteristik, Cara Kerja, Kelebihan, Kekurangan dan Impelementasinya Lengkap

Topologi Star – Adalah topologi jaringan yang bentuknya konvergensi dari node tengah ke setiap node/pengguna. Dalam topologi star penggunaan biayanya disebut menengah. Dan pada topologi star komputer dikaitkan dengan perangkat yang disebut dengan HUB/switch. HUB pada topologi fungsinya yaitu untuk menerima serta meneruskan sinyal yang dikirim dari komputer yang satu ke komputer yang lainnya. Media transmisi yang digunakan pada topologi bintang adalah kabel UTP yang sudah dilengkapi dengan konektor RJ45.

Fungsi Topologi Star

Fungsinya yaitu sebagai penghubung antar komputer yang satu dengan yang lainnya, dalam suatu jaringan komputer. Baik komputer yang menjadi server/client. Untuk menyambungkannya antar komputer pada satu jaringan/network di topologi star juga bisa disambungkan pada perangkat keras komponen jaringan yang lainnya. Seperti misalnya router, acces point, modem dan lainnya.

Ciri-Ciri Topologi Star

Adanya HUB dengan switch yang menyambungkan setiap komputer client dan juga server.

Karakteristik Topologi Star

  • Dalam setiap node saling komunikasi dengan langsung atau dengan central node. Traffic datanya mengikuti aliran dari node ke central node kemudian kembali lagi.
  • Pengembangannya mudah karena di setiap node hanya memiliki kabel yang dengan langsung terhubung ke central node.
  • Jika ada kerusakan pada salah satu node maka hanya node itu yang terganggu, dan yang lainnya tak terganggu.
  • Jika digunakan pada kabel lower karena cukup menghandel satu trafik node dan sering menggunakan kabel UTP.
  • Tipe kabel yang digunakan yaitu UPT dan konektor RJ 45.
  • Bila setiap paket data yang masuk ke HUB kemudian disebar ke semua node yang tersambungnya sangat banyak, maka kinerja jaringan akan lemah atau turun.

Cara Kerja Topologi Star

  • HUB yang sudah tersambung pada server penyedia data sudah harus siap menjadi pusat dari jaringan komputer.
  • Kemudian pasang kabel dalam port pada HUB/switch yang digunakan sebagai sentral.
  • Bila setiap kabel sudah terpasang, hubungkan kabel itu ke dalam komputer yang menjadi client/server.
  • Setiap user/client akan memperoleh data yang sama seperti yang dimiliki server sebagai sentral dan sumber paket data. Bila menggunakan topologi star pada pembuatan jaringan komputer maka harus membuat setiap komputer digunakan sebagai user. Dan juga memerlukan setiap komputer dengan satu instalasi kabel. Oleh karena itu jika memiliki 50 unit komputer client/user, maka memerlukan juga 50 unit kabel agar jaringan topologi star bukan yang konvensional. Tapi sudah ada istilah topologi star hybrid. Pada dasarnya teknologi ini sama saja dengan topologi star secara umum. Yang membedakan yaitu penggunaan kabelnya yang sering menggunakan tipe kabel pada jaringan komputernya. Penggunaan beberapa tipe kabel menuju pada kualitas dari transfer data yang dapat dilaksanakan oleh server serta HUB/switch pada user. Semakin bagus kualitas serta jenis kabelnya maka akan semakin bagus juga kualitas dari transfer sinyal serta paket data di dalam jaringan komputernya.

Kelebihan Topologi Star

  • Dapat Dipakai Pada Banyak Komputer Server Dan Client

Bisa untuk menangani komputer server serta client dalam jumlah banyak. pada penggunaan komputer di suatu ruangan, yang dapat mencapai 30-50 unit. Akses data yang ada diantara komputer dalam ruangan itu masih bisa ditangani oleh jaringan topologi star sekarang ini.

  • Sangat Ringan Dalam Maintanance

Lebih mudah dan ringan. Anda hanya harus melihat kondisi kondisi komputer pada server, HUB/switch dan kabel yang menghubungkan HUB dengan komputer. Bila salah satu komputer user rusak jaringannya, maka cukup dengan melihat kondisi kabel yang rusak tersebut. anda tidak harus melihat seluruh kabel satu per satu, agar maintenance semakin ringan.

  • Speed Transfer Pada Jaringan Komputer Sama Besar

Setiap komputer server/user yang tersambung akan memperoleh kecepatan dan transfer data yang juga sama besar. Hingga dapat meningkatkan efisiensi pada penggunaan jaringan itu sendiri.

  • Dapat Menggunakan Berbagai Tipe Kabel

Topologi ini juga sangat support dengan beragam jenis kabel yang berbeda pada satu jaringan komputer.

  • Mudah Dalam Pengembangan

Bila anda ingin menambah jumlah komputer user/client maka anda hanya perlu membeli kabel, dan dapat menyambungkannya dengan HUB/switch yang dipakai sebagai sentral transmisi data pada jaringan yang dibuat. Tanpa membutuhkan instalasi kabel ulang yang memerlukan waktu yang lama.

  • Tingkat Keamanan Jaringan Tinggi

Karena topologi star sulit dirusak maka tingkat keamanannya tinggi, atau sulit diterobos oleh pihak yang tidak bertanggung jawab karena telah memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

  • Kemudahan Operasi Jaringan

Penggunaan serta pengaplikasian pada topologi star saat membentuk jaringan komputer sangat mudah, sehingga banyak yang memilih topologi star dalam membangun suatu jaringan komputer.

Kekurangan Topologi Star

  • Banyak Kabel Yang Dibutuhkan

Untuk mewujudkan topologi star sayangnya dibutuhkan banyak kabel karena satu kabel digunakan untuk satu komputer/client.

  • Hub atau Switch Perlu Perawatan

HUB/switch pada topologi star adalah hardware dengan fungsi utama. Sehingga dibutuhkan perawatan pada alat ini dengan baik, bila ada kerusakan pada komponen HUB maka akan menyebabkan sambungan serta transfer data dalam seluruh jaringan akan mengalami gangguan serta kerusakan.

  • Lalu Lintas Padat Bisa Menurunkan Kecepatan Transfer Data

Dengan lalu lintas yang padat, maka bisa menurunkan kecepatan transfer data dan dapat menurunkan kualitas jaringan komputernya.

  • Biaya Membangun Jaringan Lebih Tinggi

Dengan banyaknya bahan yang dipakai pada topologi star, maka biaya yang dikeluarkan juga akan lebih tinggi dari jenis topologi lainnya. Banyaknya kabel yang dipakai di topologi ini juga akan membuat biayanya mahal/tinggi.
Impelementasi Topologi Star
Topologi star merupakan jenis topologi yang banyak diaplikasikan pada jaringan komputer secara umum, karena dapat mengurangi biaya maintenance. Pamakaian topologi ini biasanya pada jaringan komputer dengan 20-30 komputer. Seperti pada :

  • Sekolah
  • Kantor
  • Warnet
  • Instansi

Itulah pengertian Topologi Star, yang dilengkapi juga dengan fungsi, ciri, karakteristik, cara kerja, kelebihan kekurangan serta implementasinya. Semoga artikel ini berguna bagi anda semua dan dapat menambah pengetahuan anda di bidang Komputer.
Baca Juga :