Organ Alat Reproduksi Wanita Beserta Fungsinya Lengkap

3 min read

Organ Alat Reproduksi Wanita Beserta Fungsinya Lengkap

Fungsi Vagina – Dalam mempertahankan spesiesnya makhluk hidup di bumi tentu memiliki kemampuan untuk berkembang biak. Setiap saat dan setiap waktu, ada saja makhluk hidup yang lahir ke dunia. Dan setiap makhluk hidup mempunyai alat reproduksinya masing-masing.

Hampir setiap makhluk hidup mempunyai organ reproduksi sendiri, yang fungsinya sebagai alat untuk berkembang biak dan mempunyai keturunan. Untuk mempunyai keturunan makhluk hidup juga harus berpasangan, walaupun ada yang tidak memerlukan pasangan dalam melakukan perkawinan.
Makhluk hidup juga mempunyai dua jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan. Alat reproduksi pada laki-laki dan perempuan, berbeda. Begitupun dengan manusia. Berikut ini pembahasan tentang alat reproduksi pada wanita, yaitu vagina.

Alat Reproduksi Wanita

Alat reproduksi pada wanita lebih rumit dibanding lelaki. Apalagi jalan untuk seorang bayi manusia lahir melalui alat kelamin wanita. Secara garis besarnya, alat reproduksi wanita dibedakan menjadi dua jenis. Yaitu alat reproduksi bagian dalam dan bagian luar. Berikut masing-masing penjelasannya :

Organ Alat Reproduksi Wanita Bagian Dalam

Vagina

Letak vagina yaitu diantara kandung kemih dengan rektrum dan dengan tekstur yang berlipat, pada bagian dindingnya. Vagina adalah otot selaput atau muskula membranasea yang menghubungkan antara rahim dengan bagian luar tubuh. Panjang vagina sekitar 8-10 cm. terdapat selaput lendir di bagian luar, dan ada susunan otot di bagian tengahnya serta jaringan ikat di bagian dalam.
Fungsinya yaitu sebagai jalan lahir bayi, tempat berhubungan seksual dengan lawan jenis dan sebagai tempat mengalirnya darah dan lendir pada saat menstruasi. Otot vagina juga berasal dari levitor ani dan sphingter ani, yang merupakan otot anus/dubur hingga bisa dikendalikan melalui latihan khusus yang sering dilakukan.

Uterus (Rahim)

Fungsinya yaitu sebagai tempat tumbuh kembang janin menjadi bayi. Otot dalam uterus/rahim sangat elastis, sehingga bisa terus melebar dan menjadi tempat berkembangnya janin selama sembilan bulan. Di bagian uterus terdapat endometrium atau dinding rahim, yang fungsinya sebagai pembatas uterus dan terdiri dari sel epitel. Lapisan inilah yang akan menebal (ovulasi) dan meluruh (menstruasi). Dalam uterus terdapat bagian-bagiannya, yaitu :

  1. Korpus Uteri merupakan bagian yang bentuknya segitigan dan letaknya di bagian atas.
  2. Serviks Uteri merupakan bagian yang bentuknya silinder.
  3. Fundus Uteri merupakan bagian korpus yang letaknya berada di kedua pangkal tuba fallopi.

Rahim akan melakukan dorongan saat terjadi persalinan, karena rahim juga merupakan tempat keluarnya bayi dan menjadi pencegah pendarahan yang terjadi karena persalinan. Sesudah selesai persalinan, rahim akan kembali ke bentuk semula dalam waktu enam minggu.

Tuba Fallopi

Adalah organ uterus/rahim ke dalam indung telur atau ovarium. Bentuknya serupa dengan saluran telur dan mirip dengan saluran yang mengarahkan telur masuk ke rahim. Panjang tuba fallopi sekitar 8-20 cm dengan jumlah 2 buah.
Fungsinya yaitu sebagai saluran masuknya spermatozoa ke ovum, tempat bertumbuhnya hasil pembuahan yang akan masuk ke dalam uterus atau rahim, sebagai penangkap ovum, dan menjadi tempat pembuahan atau fertilisasi.
Infundibulum. Adalah bagian seperti corong yang bereda di pangkal dan memiliki fimbriae. Fungsi dari fimbriae adalah untuk menangkap ovum. Bagian-bagiannya yaitu :

  1. Pars ampularis adalah tempat bertemunya ovum dengan sperma (pembuahan/fertilisasi).
  2. Pars ismika adalah bagian dari tuba yang bentuknya sempit berada di tengah.
  3. Pars intersitialis adalah bagian tuba yang letaknya berdekatan dengan uterus.
Ovarium (Indung Telur)

Adalah kelenjar reproduksi wanita. Fungsinya yaitu sebagai penghasil sel telur dan ovum sebagai penghasil hormon seks yang utama. Letaknya di bagian kanan dan kiri yang berhubungan dengan rahim. Bentuknya oval dan panjangnya sekitar 2,5 – 4cm. Ovum yang ada di dalam ovarium wanita yang telah mengalami pubertas adalah sekitar 300.000-an. Sebagian besar ovum akan mengalami kegagalan ketika pematangan, rusak dan juga mati. Sehingga sel telur/ovum yang sehat  berkisar antara 300-400 benih telur. Sekitar 28 hari, satu ovum atau sel telur akan dikeluarkan bergantian saat tak dibuahi. Lalu terjadilah menstruasi, ketika seluruh ovum atau sel telurnya habis maka terjadilah menopouse.

Organ Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar

Mons Vaneris

Adalah bagian yang menonjol di bagian luar kemaluan. Fungsinya yaitu sebagai penutup/pelindung tulang kemaluan atau simfisis pubis. Mons vaneris atau gunung venus mempunyai rambut yang akan menutupi daerah kemaluan, dengan pola segitiga terbalik. Bagian ini tersusun atas jaringan lemak dan jaringan ikat.

Labia Mayora

Adalah bibir besar kemaluan yang bentuknya menyerupai bibir. Fungsinya yaitu sebagai bagian lanjutan dari mons vaneris yang bentuknya lonjong ke bawah, dan bersatu kemudian membentuk parineum. Bagian terluar dari labia mayora tertutup oleh rambut kemaluan ketika dewasa, dan terdiri atas jaringan lemak serta kelenjar keringat. Pada bagian kelenjar keringat tidak terdapat rambut tetapi mempunyai syarat yang sensitif saat berhubungan seksual.

Labia Minora

Adalah bibir kemaluan kecil yang berbentuk lipatan dan terdapat di dalam labia mayora. Labia minora tak memiliki rambut dan ada banyak bagian pembuluh darah, sehingga bisa menambah gairah hubungan seksual. Bibir ini mengelilingi  orifisum vagina (lubang kemaluan).

Klitoris

Adalah organ yang sifatnya sangat sensitif, khususnya oleh rangsangan ketika berhubungan seksual. Klitoris terdiri atas banyak pembuluh darah dan letaknya di bagian ujung syaraf. Sehingga bersifat sangat sensitif dan erektif.

Vestibulum

Adalah rongga kemaluan yang terbatas oleh labia minora di bagian kanan dan kirinya. Di bagian atas dibatasi klitoris, dan bagian bawah di batasi dengan pertemuan dua labia minora. Fungsinya yaitu sebagai tempat bermuranya uretra atau saluran kencing, serta vagina atau liang senggama.

Himen

Adalah selaput dara yang berbentuk membran tipis yang menutupi lubang vagina. Fungsinya yaitu sebagai penilaian terhadap keperawanan seorang wanita. Himen juga mudah robek dan berbentuk lingkaran. Himen akan robek saat pertama kali melakukan hubungan seksual dan mengeluarkan darah.
Sekian pembahasan tentang fungsi vagina serta bagian-bagian luar dan dalam dari vagina. Semoga dapat dipahami dan dapat menambah pengetahuan anda, di bidang reproduksi wanita. Semoga bermanfaat.
Baca Juga :